Jawaban Cepat / Ringkasan Rumus: Gaji Bersih (Take Home Pay) = Total Gaji Kotor (Pokok + Tunjangan) - Total Potongan (Iuran, Pajak & Kewajiban Lain).
Bagi karyawan maupun staf personalia (HRD), memahami perbedaan antara nominal kompensasi bruto dalam perjanjian kerja dengan penerimaan kas riil (take home pay) merupakan hal penting dalam perencanaan keuangan kerja.
Perbedaan Gaji Kotor dan Gaji Bersih
- Gaji Kotor (Gross Salary): Total imbalan kerja yang menjadi hak karyawan sebelum pemotongan, mencakup gaji pokok, tunjangan tetap (misal tunjangan jabatan), tunjangan tidak tetap (transport/makan), serta kompensasi lembur.
- Gaji Bersih (Take Home Pay): Jumlah penerimaan akhir yang ditransfer kepada pekerja setelah dikurangi seluruh kewajiban potongan yang berlaku.
Formula Dasar Perhitungan
Secara matematis, formula perhitungan gaji bersih dinyatakan sebagai:
Gaji Bersih = Total Penghasilan Kotor - Total Potongan
Contoh Simulasi Perhitungan
Catatan Penting: Contoh berikut merupakan simulasi matematis edukatif. Ketentuan aktual mengenai pemotongan Pajak Penghasilan (PPh Pasal 21), iuran jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan (seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan), serta potongan internal lainnya bergantung pada regulasi perpajakan yang berlaku dan perjanjian kerja bersama di masing-masing perusahaan.
Seorang karyawan memiliki rincian kompensasi bulanan:
- Gaji Pokok: Rp 6.500.000
- Tunjangan Makan & Transportasi: Rp 1.000.000
- Total Gaji Kotor: Rp 7.500.000
- Estimasi Potongan (Iuran Jaminan Sosial & Pemotongan Kasbon): Rp 375.000
Perhitungan:
- Gaji Bersih = Rp 7.500.000 - Rp 375.000 = Rp 7.125.000.